Istilah 'over haul' adalah merekondisi transmisi. Yang sudah akrab ditelinga adalah 'turun mesin'. Sebenarnya kurang tepat jika dikatakan turun mesin. Karena mesin tidak hanya turun, tetapi juga dilakukan perbaikan agar kembali pada kondisi standardnya.
Umumnya, overhaul dilakukan setelah pemakaian selama 5 tahun tergantung pemakaian. Jika timbul gejala kopling selip yang terlihat pada tak berimbangnya putaran mesin dengan laju mobil. Mesin sudah meraung di putaran tinggi, tetapi mobil tidak berjalan. Dengan laju seimbang, perpindahan gigi perseneling juga mengentak, tidak halus seperti biasa ( jedug ). Hal ini bisa dicek dengan memasukkan perseneling ke posisi D atau R, lalu di rem lepas. Dalam keadaan sehat, mobil langsung bergerak. Jika tidak, berarti ada yang tidak beres dengan transmisi mobil matic anda.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam over haul, yaitu : Mengganti paking set (semacam kertas tebal, berfungsi mencegah kebocoran), berikut seal-seal nya (semacam karet fungsinya juga mencegah kebocoran) , mengganti filter oli, dan mengganti kanvas kopling (clutch disc). Jumlah kanvas kopling dalam transmisi matic lebih banyak dari manual. Jumlahnya 12-16 keping, tergantung jenisnya. Tidak semuanya diganti baru. Hanya yang tidak bisa dipakai, dengan ciri-ciri 'aus' dan terkikis. Begitu pula dengan steel disc. Juga part-part lainnya yang perlu diganti. Mengecek kinerja konverter, dan pompa oli pada transmisi, sampai body valve.
Kegiatan perbaikan ini tidak cukup sampai disitu saja. Pasti di tes jalan dulu setelah memasang kembali transmisi. Jika sudah nyaman, mobil sudah siap anda pakai dan bawa pulang. Jika belum, ya pasti ada analisa lanjutan. Terkadang masalah juga timbul dari luar transmisi matic.
Untuk jasa over haul, bengkel kami membandrol harga rata-rata Rp, 2.000.000,- (tergantung jenis mobil), tidak termasuk part-part yang diganti. Jika part tersedia, pengerjaannya bisa minimal tiga hari. Maksimal menunggu ketersediaan part yang dibutuhkan.
No comments:
Post a Comment